| Sejarah |
|
|
|
Politeknik Kesehatan Bandung berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI Nomor: 298/MENKES-KESSOS/SK/IV/2001 tanggal 16 April 2001. Namun demikian, operasional pelaksanaannya baru dilakukan setelah Direktur Politeknik Kesehatan Bandung Drg. Sri Artini, M.Pd dilantik 4 Maret 2002 dengan Surat Keputusan Menkes Nomor: KP.04.04.4.2.876 tanggal 27 Februari 2002. Kelengkapan unsur Pimpinan Politeknik Kesehatan Bandung seperti Pembantu Direktur I, II & III ditetapkan berdasarkan : Surat Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Manusia Kesehatan Departemen Kesehatan RI (PPSDM Kesehatan Depkes RI) No. HK.00.06.2.2.930 tanggal 5 Juni 2002 tentang persetujuan Pengangkatan Jabatan Pembantu Direktur I, II & III pada Politeknik Kesehatan Bandung. Surat Keputusan Direktur Politeknik Kesehatan Bandung No. KP.04.04.1.2.0385 tanggal 6 Juni 2002 tentang Pengangkatan Jabatan Pembantu Direktur Bidang Akademik (PD I), Pembantu Direktur Administrasi Umum dan Keuangan (PD II), Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan (PD III). Maka ditetapkan :
Politeknik Kesehatan merupakan unit pelaksanaan teknis di lingkungan Departemen Kesehatan, berada di bawah Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Departemen Kesehatan dan dipimpin oleh Direktur yang bertanggung jawab kepada Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Departemen Kesehatan. Direktur Politeknik Kesehatan dalam melaksanakan tugas teknis, secara fungsional dibina oleh Kepala Pusdiknakes dan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Politeknik Kesehatan Bandung merupakan penggabungan dari 12 Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan Jenjang Pendidikan Diploma III di Jawa Barat yaitu :
|


